Sabtu, 15 November 2008

Keriuhan Di Lantai Warnet


hmmmm... pada tau ga maen uno???
hehe.. pasti tau khan? salut deh buat pencipta uno.. (thanks banget om udah nyiptain maenan yang indah ini...)
nah, awal cerita beberapa hari ayng lalu kelas gue, XI IA 6 jadi kecanduan ama yang namanya UNO. kenapa? karena asik aja gitu dimainin. trust me! it's true!! UNO adalah oase kami ditengah rumus-rumus KIMIA, FISIKA dan MATEMATIKA. (OH,GOD!)



JADI, setelah beberapa hari tertunda akhirnya jadi juga gue menyelenggarakan "1st UNO TOURNAMENT".. HEHEHE(i'm proud to say that). nah, jadilah turnamen itu berlangsung... dan akhirnya... the winner is..... RAMADHANI....!!!!!!!!! (bukan gue)


Jadilah, tadi ia dipanggil-panggil 'master' sama aku dan agung (temen gue)... akhirnya tibalah waktu pulang sekolah... trus agung bilang, "eh, mau ngopi FLASH GET ga? bisa bikin donlod cepet loh".. aku+dhani, "mau, mau". jadilah, kami ke warnet deket sekolah.. nah setelah satu jam kami mulai bosan dan menyetop biling kami.. sampai akhirnya kami memikirkan ide gila, yaitu.. maen uno...!!


yah, kami maen uno di warnet itu.. L-E-S-E-H-A-N lagi! lama loh! coz, ada orang yang internetan dari mulai ampe dia pulan belom selese kita maennya..
jadilah, kami sekumpula pemuda gila yang maen UNO sambil cekikikan.. trus, yang parahnya, kita diliatin sama mas-mas penjaga warnetnya gitu dengan tatapan pengen ngegorok leher karena maen UNO tanpa izin... but, we don't care 'bout that dan tetep maen.. (gila ga tuh!)

ya.. saia cuma bisa bilang maaf ya mas penjaga warnet,,

Banjir Is Miserable? Really?


Mungkin beberapa hari kebelakang ini jadi hari yang berat buat sebgian orang di kota dimana aku tinggal sekarang ini. kenapa? karena tepatnya 7 hari sudah Samarinda dirundung banjir. sedih? iya.

tapi, ironisnya disaat orang-orang sibuk mengungsi, orang-orang yang lain malah seperti menemukan surga di kota yang aneh ini. mereka seperti menemukan kebahagiaan sendiri!.. ga tau apa penderitaan orang! karena apa yang nyata gue liat sendiri adalah orang-orang malah menjadikan banjir sarana rekreasi!!!!! coba lu pikir, gila ga tuh! malah kayaknya banjir menjadi ajang silahturrahmi keluarga (buset dah)... eh, tapi bener loh gue ga boong!

lagian masa ada orang yang pake bawa-bawa perahu segala?(dikira laut kali yee?).. nyebelin banget khan?? dan yang bikin shock yang lagi 'maen' disitu macem-macem dah. ada bapak-bapak, ibu-ibu, om-om, tante-tante, mbak-mbak, mas-mas, ade-ade, malah mungkin ada kake'-kake' ama nene'-nene' kelelep disitu.... hehehe... tapi, pemikiran gue yang ini langsung berubah setelah gue mengalami sendiri..(bukan maen banjir lo yah!). Alkisah, hari jumat kemaren gue pulang agak sorean... trus ada dua srikandi bengong lagi nunggu angkot di halte.. eh ernyata itu temen gue, si tari dan mei-mei... pulanglah gue denagn mereka.. mah, si angkot yang gue naikin ini malah ngambil rute yang jeas-jelas kawasan itu lagi banjir.. walhasil, mogoklah si angkot... tetapi tiba-tiba muncullah segerombolAn anak dari bawah air(enggak lah! becanda), yang menbamntu mendorong si angkot mogok ini sampe berhasil jalan lagi...

SALUUT DEH BUAT ANAK-ANAK PENDORONG MOBIL....

NAH, mungkin emang bener kali ya,. banjir emang ga selalu bikin orang sengsara,, tapi, disisi laen bikin orang hepi... yaudah, mudah-mudahan banjir samarinda cepet surut...(biar ga masuk tipi terus... privasi!! privasi!!! apa seh???) hehehehe....

Selasa, 11 November 2008

Sejarah Paskibraka Indonesia

Karena at last, gue bisa mewujudkan mimpi gue buat jadi paskibraka nggak ada salahnya kan share sejarah awal dari pembentukan pasukan keren nan gagah ini. Love Paskibraka eh Indonesia!

Sejarah Paskibraka

Pembentukan Pasukan Pengerek Bendera Pusaka Tahun 1967 dan 1968 

Tahun 1967, Hussein Mutahar dipanggil Presiden Suharto untuk menangani lagi masalah Pengibaran Bendera Pusaka. Dengan ide dasar dari pelaksanaan tahun 1946 di Yogjakarta, beliau kemudian mengembangkan lagi formasi pengibaran menjadi 3 kelompok, yaitu:

• Kelompok 17 / PENGIRING (PEMANDU)
• Kelompok 8 / PEMBAWA (INTI)
• Kelompok 45 / PENGAWAL

Ini merupakan simbol dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 (17-8-45). Pada waktu itu dengan situasi kondisi yang ada, beliau melibatkan putra daerah yang ada di jakarta dan menjadi anggota Pandu/Pramuka untuk melaksanakan tugas Pengibaran Bendera Pusaka.

Semula rencana beliau untuk kelompok 45 (pengawal) akan terdiri dari para Mahasiswa AKABRI (Generasi Muda ABRI). Usul lain menggunakan anggota Pasukan Khusus ABRI (seperti RPKAD, PGT, MARINIR dan BRIMOB) juga tidak mudah, akhirnya diambil dari Pasukan Pengawal Presiden (PASWALPRES) yang mudah dihubungi dan sekaligus mereka bertugas di Istana Negara Jakarta.

Pada 17 Agustus 1968, petugas pengibar Bendera Pusaka adalah para pemuda utusan propinsi. Tetapi propinsi-propinsi belum seluruhnya mengirimkan utusan sehingga masih harus ditambah oleh ex-anggota pasukan tahun 1967.

5 Agustus 1969 di Istana Negara Jakarta berlangsung upacara penyerahan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan reproduksi Naskah Proklamasi oleh Presiden Suharto kepada Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I seluruh Indonesia. Bendera duplikat (dari 6 carik kain) mulai dikibarkan menggantikan Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1969 di Istana Merdeka Jakrta, sedangkan Bendera Pusaka bertugas mengantar dan menjemput bendera duplikat yang dikibar/diturunkan.

Pada tahun itu resmi anggota PASKIBRAKA adalah para remaja siswa SMTA se-tanah air Indonesia yang merupakan utusan dari 26 propinsi di Indonesia, dan tiap propinsi diwakili oleh sepasang remaja.
Dari tahun 1967 sampai tahun 1972 anggota yang terlibat masih dinamakan sebagai anggota "Pengerek Bendera". Pada 1973 Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan PASKIBRAKA. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian PENGIBAR, RA berarti BendeRA dan KA berarti PusaKA, mulai saat itu singkatan anggota pengibar bendera pusaka adalah PASKIBRAKA.








Jumat, 07 November 2008

Finally Getout From That Exhausting Week!

Uuuhhhh!!! you dont know what i feel this week...
i feel so exhausted, you know why?? coz, dari minggu kemaren mpe minggu ni GUE ULANGAN MELULU!!!!!! GILA 'GA TUH!!! Bisa koran besok pagi tertulis di kolom headline-nya.. "BERITA TERKINI: SEORANG SISWA SMA DITEMUKAN SEKARAT DI DALAM KAMARNYA DENGAN MULUT KOMAT-KAMIT MENGHAPALKAN RUMUS2 FISIKA DAN KIMIA". Hhehe.. ga gitu juga kali. tapi, emang tuh!! gue mpe sress berat mikirin tu semua. tinggal besok tuh gue ada ulangan perbaikan BIOLOGI. hehehe....(jd, malu gue) 

beruntungnya gue punya temen ajaib yang mampu mengusir segala kepenatan gue akhir" ini.. and big thanks for MY UNO CARDS,, alias KARTU UNO-ku! (hehe... tHAnks ya UNO.. HIDUP WILD DRAWFOUR!!!)

tapi, ada satu masalah yang menyeruak akhir-akhir ini, yaitu kelas yang gue pimpin yaitu XI IA 6 menjadi kambing hitam dalam masalah puncak keengganan kelas XI IA 7 untuk diajar oleh bu YANI, guru matematika yang notabene wali kelas mereka sendiri. yang jadi masalahnya disini yang malah disalahkan kami!!! padahal kami engga dada sedikitpun keingiinan untuk mengganti bu YANI. tapi ya udah lah mudah" masalah ini cepet selesai.

PS: bu yani, maapin kita ya klo kita ada salah...